Sebuah Pengakuan

Lekuk senja memenuhi guratan awan sore
Jangkar langit diturun menghentingkan cahaya
Pendar cahaya berlalu di bawah kaki
Sebuah teriakan rindu dari dalam hati
Boleh saja kau berteriak begitu kencang hingga orang lain sadar akan hadirmu. Tidaklah perlu ambil pusing dengan semua omongan tidak jelas yang ditujukan kepadamu. Percayalah, dirimu begitu banyak kelebihan. 


Unhas Muda

Assalamualaikum Wr. Wb.

Setelah sekian lama meninggalkan blog ini, saya baru ada kesempatan untuk menulis kembali di blog ini. Saya sekarang sudah kuliah guys. Saya sekarang kuliah di Universitas Hasanuddin, salah satu universitas yang ada di Sulawesi Selatan. Saya mengambil program studi Matematika fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).

Celoteh

Banyak aktris lokal yang ternyata mampu mendunia di tempat saya. Pengalaman paling mengesankan tentang pertemanan yang baru saja saya rasakan, untuk pertama kalinya. Mungkin seperti itu dan tidak ada yang lebih "sakit" selain dibohongi, right?

Early January

Sekali lagi, sudah 2015!

Banyak hal yang mungkin bisa mendewasakan tahun ini, termasuk umur yang sudah menjadi lebih tua dan lebih dewasa. Lalu, apa yang bisa saya dapatkan dengan semua ini? Entahlah mungkin sebuah kejadian yang benar-benar mampu mengubah pola pikir saya yang sekarang.

Blog ini sudah masuk tahun ke-3 dan saya sudah sekolah di tahun ke-2, bukah berjalan begitu cepat belakangan ini? Ada banyak keinginan yang ingin diselesaikan di tahun 2015 ini dan umur saya sudah 17 tahun, untuk tahun ini.

saya merasa banyak hal yang ingin saya lalui dan tidak ingin saya ikuti lagi, saya betul-betul tidak ingin ikut kegiatan seperti itu lagi. Saya juga ingin cepat-cepat punya KTP dan SIM supaya tidak was-was lagi kalau ada operasi atau sweeping yang dilakukan oleh polisi :v

Hari baru, semangat baru.
Terima kasih 2014!

Early November

WOW!

Walaupun belum seberapa, tapi kegiatan hari ini sudah buat saya pusing sekali. Bukan merasa hebat, tapi pada kenyataan lapangan ada banyak yang belum bisa disempurnakan oleh teman-teman yang lain.

Saya pernah bilang seperti:

"Saya akan memberikan kepercayaan kepada mereka, jadi saya tidak perlu khawatir"

Sialnya, kalimat di atas ternyata tidak sesuai dengan kejadian yang terjadi di lapangan. Banyak bagian yang harus diperbaiki. Banyak hal yang sangat kurang, bahkan persentasinya sangat kecil. Jadi, pengalaman hari ini akan saya selesaikan.

(Mencari) Keadilan

Berharap masih ada keadilan di antara busuknya ketidakadilan, rasanya seperti membakar tangan dengan api. Kenapa? Saya rasa, jika kami mengambil pilihan lain, maka kami akan menerima manifestasi dari ketidakadilan itu. Secara keseluruhan, ketidakadilan itu sudah lebih besar dari keadilan yang sebetulnya sangat kami butuhkan.

Bukan bermaksud menyombongkan atau memang mungkin terdengar sombong seperti sekarang, tapi apakah dengan adanya mereka akan merusak kami? Mungkin merusak namun dengan perlahan, perlahan dan menusuk tetap lebih sakit daripada langsung hancur.

Mendapat banyak pelajaran dari ketidakadilan jelas kami mendapat banyak dari sana, sangat banyak. Mulai dari bagaimana kami mengontrol emosi, sampai (maaf) memperbudak apa yang perlu dimanfaatkan untuk kepentingan bersama serta mengorbankan perasaan orang lain juga untuk kepentingan bersama.

Memang salah dan benar itu sangat tipis, kalau memang keadilan yang dicari, kami tidak mungkin melakukan hal bodoh seperti ini. Semacam kami diaj ari untuk menjilat ludah sendiri, kasarnya kami diajari berbuat KEBODOHAN --tapi jelas kami tidak akan menerapkannya.

Jangan terima kebodohan, sesakit apapun Anda harus menerima apa yang memang menjadi balasan untuk keadilan yang Anda emban demi kebaikan. Jangan diam dalam ketidakadilan karena Anda takut ikut terjatuh bersama dalam perihnya mencari keadilan.

"Sesekali korbankanlah perasaan orang lain untuk kepentingan bersama - Kak Diong"

Pahami dan Selesaikan

Source: Kolekasi Penulis
Gufkun Online -- Pernahkan Anda merasa dicuekin? Tak dianggap? Tak dihargai? Tak bisa diharagi sama sekali, mari kita bahas bersama. Saya akan memberi sedikit saran yang bagi saya cukup bagus menurut saya -_-"

Pertama, kita harus melihat posisi kita ada di mana. Posisi kita sudah benar atau memang sudah salah dari awal. Jika memang sudah salah dari awal, berarti bukan mereka yang tidak menghargai Anda, tapi Anda yang tidak menghargai keberadaan mereka. Tapi, kalau dari awal kita sudah benar, berarti mereka yang tidak menghargai Anda/kita.



Ketika Anda Dijauhi Semua Orang

Gufkun Online -- Ternyata saat-saat seperti ini saya sedang banyak kata-kata yang ingin saya berikan kepada kalian--silent readers terutama. Disaat kalian merasa bahwa kalian telah dijauhi, dicampakkan, itu bukan berarti ada tak berarti di mata mereka, tetapi diri Anda yang membuat Anda merasa seperti dijauhi mereka.

Menjadi Orang Lain

Source: Koleksi Penulis
"Jangan pernah mencoba untuk menjadi orang lain untuk orang lain yang tidak pernah memerdulikan Anda." (Gufkun)
Ternyata, kalimat yang saya buat sendiri, saya berani langgar. Kenapa saya harus bilang saya melanggarnya? Beberapa hari yang lalu, mungkin juga hari ini. Saya merasa telah mencoba menjadi orang lain, kenapa (lagi)? Karena saya berusaha menjadi humoris, pada sebenarnya itu bukan tipe saya. Saya merasa, orang lain senang terhadap "cerita" yang saya ceritakan, meskipun itu bagian dari kejelekan saya. Saya merasa juga, bahwa saya telah memperlihatkan sisi asli saya, tapi dilain sisi saya merasa itu sebuah perubahan yang lebih tepatnya mencoba menjadi orang lain.

Jadi, untuk kalian yang berusaha menjadi orang lain untuk orang lain yang mungkin spesial, jangan pernah lakukan. Seharusnya, dari awal Anda sudah memperlihatkan bagaimana Anda yang asli. Berubah untuk kebaikan, ya sah-sah saja, tapi untuk terlihat lebih "Wah!" hanya untuk seseorang saja, saya harap jangan.

"Jika kita hidup di atas kritikan orang lain, kita akan terus berusaha menjadi orang lain dari kritikan itu. Jika kita mencoba untuk berubah dari semua perubahan yang ada, itu cukup adil untuk hidup di hari esok." (Gufkun)

Motivasi

Source: Koleksi Penulis
Kegagalan adalah hasil dari ketidakpercayaan diri kita kepada diri kita sendiri. Di saat kita mulai tak percaya dengan diri kita, kita akan selalu merasa kita adalah beban bagi semua orang. Hal seperti itulah, yang mendorong seseorang untuk menjauh dari kehidupan sosialnya sebagai manusia sosial. Kadang, setiap orang memiliki caranya masing-masing untuk menumbuhkan rasa kepercayaan diri itu. Di antara mereka ada yang sering ikut berbagai organisasi yang membuatnya menjadi lebih aktif dan menjadi manusia sosial diorganisasinya. Mereka juga biasa merasa ragu atau pun canggung untuk memulai sebuah percakapan tentang sesuatu. 

Puisi: Seonggok Sampah

Hinar binar perkotaan jauh di sana
Berhias lampu berwarna-warni di setiap sudut
Mereka berlalu lalang ke sana ke sini
Jika kita melihat satu bagian kecil di ujung sana

Seonggok sampah tak bernilai
Dingin, sendiri, tanpa cahaya, dan tersembunyi
Tak ada yang perduli dengan sampah ini
Harus kuapakan? Haruskah melenyapkannya?

Bagaimana kalau mereka berguna? Berharga?
Sampah mungkin terlihat seperti itu
Sama sekali tak berguna dan berharga!
Jadi, buat apa disimpan? Lenyapkan!

Sampah tak berguna seperti mereka harusnya sudah mati!
Mati di depan sampah-sampah lainnya
Biar mereka ketakutan!
Agar mereka sadar, mereka tak berguna!

Pendekar Cinta (Part 2)

Assalamu'alaikum...
       Sedikit lagi postingan gaje dari yang punya blog. Entah saya mau bercerita tentang apa karena terlalu banyak hal rahasia yang tidak boleh saya tulis di sini. Mari kita berbicara tentang Pendekar Cinta, saya akan menulis bagian kedua dari postingan sebelumnya (Pendekar Cinta).

Sebelumnya saya sudah membahas tentang pendekatan. Sekarang saya tidak akan membicara tentang cara atau usaha yang harus dilakukan. Pada postingan kali ini, saya hanya akan memberikan sedikit kalimat motivasi supaya kalian bisa lebih cermat dalam memilih pasangan.

"Jangan pernah sia-siakan waktu kalian untuk orang yang tidak pernah menyia-nyiakan waktunya untuk Anda."
"Yakinkah diri Anda, bahwa ia telah pantas untuk menjadi seseorang yang mendampingi Anda."
"Tanya pada diri Anda, apa alasan terbesar, sehingga Anda mau atau akan menjadikannya pendamping?"
Ok dari 3 kalimat di atas, Anda pasti tau apa yang saya maksud. Ketika Anda telah merasa yakin dengan apa yang Anda harapkan, lakukan! Kalimat terakhir, alasan! Jika Anda tidak memiliki alasan, tolong urungkan niat Anda untuk menjadikannya pendamping. Suatu hal harus mempunyai alasan dan tujuan.

Gufkun, Januari 2014.

Inikah Sayang?

*Back Sound: Eir Aoi - Niji no Oto*

Perjalanan hari ini sangat menyenangkan dan penuh pengalaman. Harus kalian tahu, bahwa hari ini adalah di mana saya mendapatkan jawaban dari level dua yang saya maksud (Maaf kalau saya tidak pernah membahas masalah level karena saya rasa itu adalah privasi saya). Di sepanjang jalan menuju suatu tempat -rahasia- saya bersama teman-teman yang lain.

Bagaimana saya menjelaskannya, susah juga tanpa sebut nama, tapi saya akan coba untuk memunculkan garis besarnya saja. Tadi kami ke tempat itu, tapi ada sedikit perasaan yang sangat mengganjal saya melihat si dia. Kenapa? Saya tidak tau, semacam ada yang menganggu.

Buat kalian yang merasakan yang namanya melihat si dia hanya dari jauh. Jika kalian memang telah level dua, saya sarankan untuk membiarkan dia memilih apa yang dia inginkan. Tak ada paksakan karena sebuah ketulusan datang dari hati yang penuh kasih sayang. 

Wah~ akhir-akhir ini blog isinya jadi curhatan semua, tapi ya saya juga suka membagi pengalaman :v

Pendekar Cinta (Part 1)

Bertemu lagi dengan saya, Gufkun!

Mungkin nama saya masih terlalu asing dimata kalian :v
Tapi saya akan berusaha untuk menjadi guru kalian dengan cara saya '-'/plak! Apaan ini? hush lupakan.

Saya akan mulai dengan pendekatan :3

Ok sip, pendekatan itu cukup mudah untuk kita yang sudah tau bagaimana pendekatan yang baik, '-'/terus kenapa baca ini?

1. Harus tau apa yang dia suka.
   Cara ini agak mainstream tapi nggak apa-apalah kita coba. Nah kamu itu coba cari tau apa yang dia suka, kalau dia suka C*r saya saranin agar menjauhi si gebet. To the point aja ya, misalnya dia suka Jepang, kamu berusaha deh cari tentang Jepang, berusaha untuk buat dia nyaman karena ada yang sehobi. Apalagi penyuka film-film, kamu tonton semua film secara maraton (Gile lu dro?) nah terus sesudah kamu nonton tuh film sehari semalam, cerita deh sama tuh cewek. Saya saranin sih jangan banyak-banyak dicerita, takutnya topik pembicaraan lama kelamaan akan garing. Tentang pelajaran juga bagus, apalagi kalau seangkatan, beuh bisa-bisa jadi guru betulan xD
2. Buat dia penasaran :v
   Yang saya maksud di sini itu, buat dia mau tau sekali tentang kepribadianmu. Biasanya saya gagal di sini, kalau saya sih udah dari dulu sudah bisa ditebak bagaimana orangnya. Jadi buat kalian, pelan-pelanlah kalau PDKT sama cewek. Jangan to the point dan menyatakan secara halus kalau kamu suka sama dia.

Udah gitu dulu, kalau saya dapat pengalaman baru, nanti saya share dengan kalian pembaca '-'/siapa emang yang baca?

Saat Dunia Menjadi Bilah Pedang

Terkadang, rasa seperti ini harus muncul disaat yang salah....
Rasa bodoh seperti ini sudah cukup untuk menyiksa hati kecil yang katanya tegar ini. Kalian semua tidak mengerti, betapa nyamannya menyembunyikan sesuatu yang memang untuk disembunyikan.

Haruskah menjauh?
Kenapa harus menjaga jarak? Padahal rasa bahagia dan tenang saat bersama itu lebih baik daripada melihat Anda sedih karena seseorang yang tak pernah melihat keberadaan Anda. Jika saya seperti seorang pengecut, itulah saya yang suka menyembunyikan perasaan. Jangan pernah menjauh hanya karena hal ini, itu bukan jalan yang baik.

Mestikah aku menjauh yang menjauh?
Banyak yang menyarankan agar saya tidak menjauh, karena itu akan sedikit mengganggu saya. Tapi, bagaimana tidak? Dia saja sudah seperti tidak menganggap saya ada. Hal ini adalah hal yang paling saya takutkan, saya dijauhi, saya tak dianggap, itulah ketakutan saya. Tapi, mungkin menjaga jarak dan sedikit menjauh adalah pilihan yang baik; pilihan yang bodoh. 

Kenapa sakit?
Baik; bodoh, atau mungkin lebih baiknya saya gila; stres. Hal yang tak patut digubris oleh diri dan batin saya menjaga hal yang mampu membuat saya kelabakan mencari alasan logis untuk hal ini. Tapi, jujur ada sedikit; sedikit sekali, rasa sakit yang menusuk hati. 

Inikah PHP (Pemberian Harapan Palsu)?
Oh saya rasa bukan karena ini adalah kemauan saya untuk tetap bisa dekat dengan dia dan shit; damnit, kenapa hidup bisa sekeras ini? Setajam inikah pedang yang ku asah selama ini?

Aku cukup diam untuk melihat....
Saya tau siapa dia yang bisa buat Anda semerananya begitu. Aneh memang kalau Anda yang memulai untuk menyapa si Dia. Tapi, jika bukan dari sekarang kapan lagi untuk Anda bisa ada untuknya. Saya cukup diam untuk melihat kebahagian Anda bersama orang yang ada suka dan memberikan sebuah keikhlasan yang sangat tulus.

Exp

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatu
Konbanwa minna-san!

Sebetulnya sekarang belum jadwalnya buat online dan buat postingan berisi curhatan seperti ini. Tetapi, berhubung semua tugas sudah selesai dan membaca materi buat ujian susulan sejarah besok sudah sampai batas memadai saya memberanikan diri untuk menulis ini (Tulisan ini sebetulnya agak terhenti sekitar 30 menit karena saya lupa mengerjakan tugas bahasa Inggris xD).

Oke mari kita lanjut postingan ini. Saya akan mulai mereviews kejadian-kejadian yang terjadi selama beberapa hari dalam seminggu belakangan ini. 

First day start in saturday morning!

Ok, pagi itu saya belajar seperti biasa, tiba-tiba ada kakak kelas yang masuk dan memberitahukan saya menjadi pengurus OSIS. Alhamdulillah untuk hal itu, tetapi menjadi pengurus OSIS itu tidak semudah waktu saya masih SMP! Sumpah, sangat berbeda dan ini menjadi sebuah pengalaman baru buat saya dan teman saya.

Next day (about two or three days from start day), rapar proker!
Di sini cukup keren bagi saya, karena saya melihat kakak kelas yang saling mengungkapkan pendapat dalam rapat ini. Ya, ini pertama kalinya saya ikut rapat yang seperti ini. Ada juga kelucuan saat kakak kelas saya salah mendengar perkataan dari pelontar pendapat yang lain.

Jadi pengurus OSIS itu harus pintar-pintar bagi waktu, kalau tidak akan banyak waktu yang terbuang sia-sia. Saya saja tidak ikut ulangan sejarah dan oleh karena itu saya dijanji oleh ibu guru saya untuk ujian sejarah besok. Hahaha xD berhubungan materi pelajaran matematikanya sudah selesai jadi bisa minta izin dengan alasan mengisi nilai yang kosongxD

Saya rasa itu saja :v



Insect

Bagaimana ya? Oh begini saja, saya akan mencoba membuat essay sederhana untuk setiap masalah yang berputar-putar di kepala saya. Mungkin bukan hal yang patut saya sebar luaskan tetapi hal ini bisa membuat orang lain mengerti masalah saya. Meskipun terdengar seperti curhatan tapi ini adalah fakta yang harus diketahui orang lain.

Tulus?

Huaaam, konbanwa minnasan!

Mungkin sebagian dari kalian atau mungkin tidak ada sama sekali yang membaca ini. Tapi, ini bukan hal yang buruk, saya akan tetap melanjutkan omong kosong saya. Ya, saya lebih nyaman menulis saat suasana sedang sepi, saya juga tidak suka diperhatikan saat menulis.

Malam ini saya akan mencerita sebuah kejadian yang akan membuat Anda menyesal jika melakukannya.

Friendshit!

Ano Hana
Bagaimana pendapat Anda tentang mereka yang selalu menjatuhkan kita, dengan perkataan kurang pantas?

Pasti tidak suka 'kan? Mereka sok mencari celah untuk menjatuhkan kita kapan saja. Apalagi mereka adalah teman yang mulai menusuk dari belakang. Ditambah lagi kita sering atau kadang membantunya tapi tetap melakukan hal menjengkelkan seperti itu.

Rivaille Sensei!

Hoi! Hoi! Minna!

Yosh! Setelah anime Shinegki no Kyojin tamat, rasanya kurang greget dan digantung begitu saja oleh ceritanya. Tapi, kali ini saya akan membahas "sakit hati", ya kenapa saya membahas SnK karena pada episedo 22 (kalau tidak salah) Petra meninggal gara-gara dihantam oleh female titan atau si Annie! Dan kita tau (bagi yang mengikuti animenya) Rivaille sudah pasti menyukai Petra, begitu juga Petra menyukai Rivaille. Coba simak episode, di mana tatapan mata Rivaille lebih tajam saat melihat tubuh Petra terkapar di batang pohon. Atau tatapannya saat melempar mayat Petra saat dikereta kuda, episode yang sangat memilukan. Rivaille hanya menyembunyikan dalam-dalam perasaan sedihnya karena ia memang tidak punya hati! (Hahaha tapi dia tetap nomor satu buat saya, soalnya hebat -_-)


Kita ketahui bahwa, orang yang sedang menjalin hubungan atau yang biasa disebut dengan pacaran mampu membuat seorang remaja ceria menjadi remaja yang sangat murung dikarenakan pasangannya. Nian betul nasib remaja itu '-'/plak!. Lalu, saran terbaik untuk orang tersebut agar tidak terlihat murung dan harus terlihat ceria kembali adalah menonton SnK sampai tamat dan menemukan makna kehidupan di sana '-'/Plak! lupakan!. Ya, gunakanlah sifat si Rivaille, dia hanya diam dan menyembunyikan perasaan sedihnya, kalian yang membaca ini dan kemungkinan galau, tolong sembunyikan saja. Meski kita terlihat berbeda, tolong jangan pernah bilang kalau kalian punya masalah, tanggapi masalah kalian dengan sebuah senyum bahagia tanpa beban seberat Collosal Titan -_-"

Ok baiklah, cukup itu saja ;)