Puisi: Kebersamaan

Desah manis ombak menabrakkan diri ke karang
Terdengar mereka berteriak bahagia 
Mereka kuat karena bersama
Menghantam yang ada dengan kekuatan kebersamaan
Seakan karang menangis di tengah keramaian
Keceriaan ombak membuat hatinya teriris

Kebersamaan membawa semua buih berjaya
Bersatu menjadi ombak nan berjaya
Arungi samudra penuh rintangan
Menggapai angan di tengah asa
Penuh dengan rasa kebersamaan

Teman Semu

Semua hanya semu
Tidak ada yang nyata di sini
Bercerita sepuasnya tentang diri kami
Berbagi hal unik bersama

Menemukan teman semu
Apabila ini hilang
Yaa ...
Kalau pergi, pergi saja

Bukannya aku rela
Aku hanya tak ingin menderita
Derita rindu oleh teman semu
Yang kemungkinan bertemu hanya sebesar ibu jari

Perpisahan

Kini cerita tentang kita mendekati akhir
Menyongsong hari esok dengan kalian
Kita cukup sampai di sini kawan
Ini bukanlah sebuah akhir

Ini adalah sebuah awal untuk kita
Kita takkan dijajah waktu
Dipisahkan oleh waktu
Waktu akan berpihak kepada kita

Kita akan menjunjung tinggi semua ini
Meski mata telah berlinang
Aku akan basuh dengan semangat
Meski kaki takkan mampu memopang tubuhmu
Aku akan membantumu melawan dunia

Jika matamu tak mampu membedakan
Mana baik mana buruk
Aku juga akan mengingatkanmu tentang baik dan buruk

Meski dulu kau suka menghina dan mencaki
Tertawa lepas saat teman kita sedih
Saat kalian merasa bahagia
Saat kalian bersamaku menimbah ilmu

Ingat!!!
Perpisahan ini adalah sebuah awal

Tawa Akan Berlalu

Hari ini kita tersenyum
Esok kita muram
Hari ini kita tertawa
Esok bisa saja menjadi duka

Tawa dan canda akan berlalu
Seiring waktu berjalan pergi
Waktu takkan kembali
Kalimat perpisahan akan terucap dari lidah ini

Teman, jangan lupa
Meski tawa yang kembali telah jadi sejarah
Harus kau kenang dan ingat selalu
Biar mereka tau bahwa kita yang terhebat

Sampaikan pada dunia
Bahwa kita bisa

Kesabaran

Tenang memang
Ini baru kemenangan
Ini baru ketenangan
Ini adalah sebuah kekuatan

Ini yang kami mau
Bersatu
Tak masalah
Bersih
Kami memang bisa

Kami suka tersenyum
Kami adalah teman
Teman terajut menjadi sahabat
Untuk menyonsong hari bersama

Kesabaran intinya
Jangan biarkan rusak
Tingkatkan kesabaran
Dan kita akan bersama selamanya

Diam

Sunyi
Tapi ramai
Ada banyak kata hari ini
Ada banyak cerita hari ini

Silau menusuk mata
Duduk tak menyapa
Lisan hanya diam
Hal ini
Jiwa tenang

Kadang ....
Dekat meluangkan waktu
Jauh menyisahkan rindu
Aku akan diam dalam ramai

Proses ini
Prinsip ini
Kamu telah berbeda
Bukan ini yang aku mau

Terulang

Kata menyayat
Jiwa terjepit
Sesal terjadi lagi
Hidup adalah pilihan

Maaf
Sempurna?
Bukan aku
Pribadi ini penuh kekurangan

Cuma diam
Menatap dalam
Gelap menutup malam
Jiwa terjaga

Kata itu sakit
Menusuk hingga lubuk
Takkan bisa lagi?
Mungkin aku hanya bisa diam

Bukan Akhir Segalanya

Entah siapa yang salah
Aku dan kau sama-sama salah
Keegoisan yang menyebabkan ini
Kita tak mau saling terbuka akan perasaan

Inilah penyebab keretakan ini
Titik terkuat telah hancur oleh keegoisan
Takkan pernah muncul kebahagian
titik terlemah telah berkembang
Berkembang karena keegoisan

Semua telah berbanding terbalik
Dan semua hancur bersama kenangan kita

Bukan Tak Butuh


Kuingat saat kau duduk disampingku
Saat kau bersandar padaku
Berjalan bersamaku
Aku ingin semua itu terulang

Aku menjauhimu
Bukan berarti aku tak membutuhkanmu
Sadarkah kau, aku butuh kau
Kau sahabatku!

Kapan kita bisa bersama kembali
Aku memang tak menganggapmu sahabatku
Melainkan aku menganggapmu saudaraku

Puisi Yang Terabaikan

Aku tau puisi ini sangat sederhana dan tak berarti untukmu
Puisi ini tak mampu menyatukan persahabatan kita
Tapi sisihkan waktumu sejenak untuk membaca puisi ini
Kuungkap sema isi hatiku dalam bait puisi ini

Aku ingin engkau selalu ada
Hiasi kesepian yang melanda
Aku butuh kau sahabatku

Aku tau Tuhan mengirimkanmu untukku

Tuhan takkan membiarkanku sendiri
Maka dari itu Tuhan mempertemukan kita
Berjalan searah dan besatu dengan menyatukan kekurangan kita
Menutup segala kekurangan dengan kelebihan kita

Karya Gupe Gifari

Jangan Lakukan

Ku tau siapa diriku
Ku tau apa kelemahanku
Aku tau ku punya bxk kekekurangan
Tapi aku mampu berikan kebahagiaan

Jangan lalukan ini padaku
Aku mohon tetaplah disisiku
Tetap jadi sahabatku
Temani aku dalam setiap langkahku
Temani aku dalam suka dan dukaku

Temani aku dalam sedih atau senangku

Tetaplah berada dalam setiap langkahku
Tuntunlah aku sahabat
Karena kaulah yang mampu membuat tabah menghadapi cobaan-Nya
 
Karya Gupe Gifari
 
Teman-teman bisa juga loh datang ke halaman Kak Gupe di facebook "Puisi Dari Hati"

Waktu

Karya : Gufran Algifari

Begitu cepat berlalu sebuah kenangan
Menyisahkan duka dan suka
duka atas kesalahan
Suka atas kebersamaan

Tak dapat ku mengulangnya
Mengulang untuk dapat merasakannya sekali lagi
Belum ada yang dapat melakukannya
Jika aku dapat melakukannya aku akan melakukannya


Nyanyianmu

Lirik galau terdengar jelas
Menghayati setiap kata
Memaknai kata dengan perasaan
Menyatukan kata menjadi lantunan lagu

Lagu yang mampu mengetarkan
Getarkan aku dalam sepinya malam
Saat lantunan lgu itu terhenti
Semua terasa hampa !


Karya Gupe Gifari

Nabilah ( Member JKT48 )

Namamu selalu berada di hidupku
Angan ingin bertemu denganmu
Bila bertemu didalam mimpi itu sudah cukup buatku
Indah dan cantik ku lihat wajahmu
Langkahmu saat dance buatku ingat dirimu
Andai aku dapat bertemu denganmu
Hati ini akan sangat gembira karenamu

Karya : Gupe Gifari

Saudara tak sedarah

Mungkin kita tak memiliki ikatan batin
Kita hanya seorang saudara yg tak punya iktan
Namun, bagiku ikatan batin itu ada
Hanya aku dan kau yg merasakannya

Saat hatimu terluka
Θί saat itulah hatiku juga terluka
Dan kala engkau bahagia karenaku
Aku lebih bahagia dari bahagia ÿª♌g engkau rasakan..

Karya : Gupe Gifari

Sahabat

Dalam suka ataupun duka
Derita dan lara tak kita rasa
Kita menghadapi semuanya
Tanpa ada keraguan sedikt pun

Sahabatku, bila nanti kita terpisah
Jgn lupakan aku dan kenangan kita
Semua kenangan itu akan kusimpan
Dan ku ceritakan pada anakku kelak

Karya Gupe Gifari

Kata pertama setelah penantian..

Khusus buat "S"

Maaf! Maaf! Yang selalu aku ucap
Kesalahan yng aku lakukan pdamu
Namun, bunga ini membuatmu ucpkan itu
"Ambil saja bunga ini, bagus kok"

Karya Gupe Gifari

Kok sepi sih?

Kok sepi sih?
Kemana kalian sahabatku
Hidup bagai taman tak berbunga
Tanpa kalian bak taman yang gersang

Tanpa Pohon yang rindang
Tanpa bungan yang bermekaran
Bahkan aku seperti pulpen tak bertinta
Tanpa kalian disisiku

Karya Gupe Gifari

Maaf

Sahabatku ( kawan lamaku ) semoga di baca jie *W*

Entah harus ku mulai drimana
Aku tak tau apa salah diriku
Maaf, maaf, maaf, dan maaf dariku
Tak pernah kau gubris

Engkau pergi berlalu begitu saja
Sungguh remuk jiwaku sahabat
Meski matahari dan bulan tak mampu bertemu
Ku ingin kita seperti bumi dan matahri..

Kumohon maafkan aku
Seperti dulu

Karya Gupe Gifari
*special untuk sahabt lamaku W*