Tulus?

Huaaam, konbanwa minnasan!

Mungkin sebagian dari kalian atau mungkin tidak ada sama sekali yang membaca ini. Tapi, ini bukan hal yang buruk, saya akan tetap melanjutkan omong kosong saya. Ya, saya lebih nyaman menulis saat suasana sedang sepi, saya juga tidak suka diperhatikan saat menulis.

Malam ini saya akan mencerita sebuah kejadian yang akan membuat Anda menyesal jika melakukannya.

Friendshit!

Ano Hana
Bagaimana pendapat Anda tentang mereka yang selalu menjatuhkan kita, dengan perkataan kurang pantas?

Pasti tidak suka 'kan? Mereka sok mencari celah untuk menjatuhkan kita kapan saja. Apalagi mereka adalah teman yang mulai menusuk dari belakang. Ditambah lagi kita sering atau kadang membantunya tapi tetap melakukan hal menjengkelkan seperti itu.

Pecinta Ramen

Persahabatan adalah sebuah kesuksesan dan kebahagiaan. Setidaknya itu adalah kalimat-kalimat yang sering terdengar jika mendengar chara anime (karakter kartun Jepang) saat akan menyelamatkan temannya atau mereka akan melakukan segala hal agar temannya tidak mati ataupun terluka. Tetapi, tidak semua manusia akan melakukan hal itu. Manusia mempunyai sikap egois sebagai sifat alamiahnya.
“Hoi, hoi!” sapa Yukio kepada Aoi.
Aoi tidak mendengar sapaan dari Yukio. Tangan Yukio meraih dua buah benda yang menempel di telinga Aoi dan langsung duduk dengan kedua kaki bertumpu pada kursi taman.
“Eh,” Aoi menoleh dan terlihat cukup kaget.
“Huuh, kau selalu menggunakan barang jelek ini,” kata Yukio memainkan headphone milik Aoi.
“Ya, benda ini milik aku,” sambil merebutnya dari tangan Yukio.