Logika Dan Perasaan

Pertempuran hebat kini terjadi
Aku masih bingun memilih siapa
Kadang aku ingin mengikuti logika
Kadang aku ingin memilih kata hati

Sungguh kini logika dan perasaanku bingung
Mencari sebuah titik kepastian
Aku sungguh masih tak bisa memutuskan
Siapa dan siapa yang akan ku pilih



Kadang ku kira itu baik
Tapi semua hancur
Tak dapat ku mengerti
Pilihan terakhir ku serahkan pada-Mu

Kehilangan

Cahaya sudah mulai redup
Awan menjadi kelam
Semua menjadi gelap
Aku ditikam oleh malam

Aku kehilangan dia
Cinta tulus darinya
Semua hilang begitu saja

Begitu cepat terjadi

Aku masih tak mengerti
Aku tak tau apa-apa
Ternyata aku telah kehilangan
Menghilang satu dari malaikat-Nya
Sahabat semoga kau bahagia

Bukan Akhir Segalanya

Entah siapa yang salah
Aku dan kau sama-sama salah
Keegoisan yang menyebabkan ini
Kita tak mau saling terbuka akan perasaan

Inilah penyebab keretakan ini
Titik terkuat telah hancur oleh keegoisan
Takkan pernah muncul kebahagian
titik terlemah telah berkembang
Berkembang karena keegoisan

Semua telah berbanding terbalik
Dan semua hancur bersama kenangan kita